Jaksa penuntut dalam persidangan di New York beberapa tahun lalu mengatakan, Rudy meraup jutaan dolar AS antara 2004 hingga 2012 dengan memasukkan anggur Napa dan Burgundy yang lebih murah ke dalam botol palsu di rumahnya di pinggiran Los Angeles. Anggur-anggur yang dia palsukan itu telah menipu banyak sekali orang kaya di seluruh dunia.
Rudy, pun berhasil membangun reputasi dirinya sebagai pembeli dan penjual anggur langka. Dari situ dia meraup puluhan juta dolar dalam berbagai lelang anggur. Kolektor anggur lainnya menjulukinya “Dr Conti” karena kecintaannya pada anggur Burgundy, Domaine de la Romanée-Conti.
Sepak terjangnya dalam kejahatan itu diceritakan kembali dalam film dokumenter Netflix 2016 berjudul Sour Grapes, dan dalam episode The Con di kanal ABC.
Dalam satu lelang pada 2006, Rudy melego anggur senilai 24,7 juta dolar AS. Itu adalah rekor harga harga untuk satu penerima barang.
Namun, kelicikannya mulai terkuak setelah beberapa kiriman yang dia ajukan untuk dilelang ternyata palsu. Pada 2007, saat berusaha menjual Château Le Pin produksi 1982 di rumah lelang Cristie's di Los Angeles, perwakilan Le Pin menemukan bahwa botol yang digunakan Rudy adalah palsu. Mereka pun menghubungi pihak Cristie's, sehingga lelang pun dibatalkan.