AS dan Rusia Saling Tuduh di DK PBB soal Perang Ukraina, Sebut-Sebut Senjata Korut dan Rudal Patriot

Ahmad Islamy Jamil
Suasana umum pertemuan Dewan Keamanan PBB di New York, AS (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Rusia mendesak Dewan Keamanan PBB untuk bertemu pada Selasa setelah mengatakan Ukraina menewaskan sedikitnya 28 orang ketika menggunakan roket yang dipasok Barat untuk menyerang sebuah toko roti dan restoran pada Sabtu lalu di wilayah Ukraina Timur yang dikuasai Rusia.

Diplomat senior Ukraina di PBB, Serhii Dvornyk, menuduh Rusia menyalahgunakan Dewan Keamanan untuk menyebarkan “informasi palsu”.

Wood mengatakan AS tidak dapat memverifikasi informasi tersebut secara independen dan menyalahkan kurangnya pemberitaan media independen. Namun, dia menyesalkan banyaknya korban sipil. 

“Untuk lebih jelasnya, Rusia adalah satu-satunya agresor dalam perang ini, dan satu-satunya yang dapat mengakhiri perang ini saat ini,” kata Wood.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal