Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Timnas Iran Tiba di AS setelah Kesepakatan Damai Diumumkan, Ketegangan Politik Belum Berakhir
Advertisement . Scroll to see content

AS dan Rusia Saling Tuduh di DK PBB soal Perang Ukraina, Sebut-Sebut Senjata Korut dan Rudal Patriot

Rabu, 07 Februari 2024 - 10:53:00 WIB
AS dan Rusia Saling Tuduh di DK PBB soal Perang Ukraina, Sebut-Sebut Senjata Korut dan Rudal Patriot
Suasana umum pertemuan Dewan Keamanan PBB di New York, AS (ilustrasi). (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Baik Moskow maupun Pyongyang membantah tuduhan AS itu. Namun, Rusia dan Korut memang berjanji pada tahun lalu untuk memperdalam hubungan militer kedua negara. 

Rusia telah meningkatkan hubungan dengan Korut dan negara-negara lain yang memusuhi Amerika Serikat seperti Iran, sejak dimulainya perang dengan Ukraina. Hubungan yang dibangun Moskow tersebut menjadi sumber kekhawatiran Barat.

Pesawat Il-76 milik Angkatan Udara Rusia jatuh dari langit pada 24 Januari lalu. Rusia mengatakan, seluruh penumpang yang berjumlah 74 orang tewas, termasuk 65 tentara Ukraina yang ditangkap dalam perjalanan untuk ditukar dengan tawanan perang Rusia. Moskow pun menyalahkan Kiev atas jatuhnya pesawat tersebut.

“Kami memiliki bukti tak terbantahkan bahwa rudal permukaan-ke-udara Patriot digunakan untuk melakukan serangan tersebut, sehingga tidak ada keraguan bahwa Washington DC juga merupakan kaki tangan dalam kejahatan ini,” kata Nebenzia kepada Dewan Keamanan PBB.

Penyelidik Rusia mengatakan pekan lalu bahwa mereka memiliki bukti yang menunjukkan bahwa militer Ukraina menembak jatuh pesawat angkut militer tersebut dengan rudal Patriot buatan AS.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut