AS dan Iran Saling Serang di Tengah Negosiasi Damai 

Aditya Pratama
Ilustrasi Militer AS melancarkan serangan ke Iran. (Foto: Centcom)

Perundingan mengenai kesepakatan damai antara kedua negara berjalan lambat akibat perbedaan pandangan dalam sejumlah isu, termasuk masa depan program nuklir dan rudal Iran.

Presiden AS Donald Trump melalui unggahan di media sosial meminta pihak-pihak yang mengkritik lambatnya proses perundingan untuk terus menunggu.

"Iran benar-benar ingin mencapai kesepakatan, dan itu akan menjadi kesepakatan yang baik bagi Amerika Serikat dan mereka yang bersama kami," tulis Trump.

Perang yang dilancarkan AS dan Israel pada 28 Februari telah menewaskan ribuan orang, sebagian besar di Iran dan Lebanon, serta 13 personel militer AS.

Konflik tersebut juga memicu lonjakan harga energi global setelah Iran merespons dengan secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang sebelum perang mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS Pakai Rudal Murah Buatan China?

57 tahun lalu

Iran akan Tembak Kapal Perang AS jika Bikin Ulah di Selat Hormuz

57 tahun lalu

Presiden Pezeshkian Sebut AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang

57 tahun lalu

Uni Emirat Arab Dilaporkan Ikut Serang Iran, Dapat Bantuan Intelijen dari AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal