AS dan Iran Saling Serang di Tengah Negosiasi Damai
CENTCOM menyebut, pesawat tempur AS menghancurkan sistem pertahanan udara Iran, stasiun kendali darat, serta dua drone serang sekali pakai yang dinilai menimbulkan ancaman nyata bagi kapal-kapal yang melintas di perairan kawasan tersebut.
Komando itu juga menegaskan tidak ada personel militer AS yang menjadi korban dalam operasi tersebut.
Di sisi lain, Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Senin menyatakan bahwa pasukannya telah menyerang sumber serangan AS terhadap menara telekomunikasi di Pulau Sirik, Provinsi Hormozgan. Namun, IRGC tidak mengungkap lokasi pangkalan yang menjadi target.
Dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah Iran, IRGC memperingatkan bahwa jika serangan AS terus berlanjut, respons Iran akan berbeda dan Washington harus bertanggung jawab atas segala konsekuensinya.
AS dan Iran telah beberapa kali saling melancarkan serangan sejak menyepakati gencatan senjata pada awal April. Pekan lalu, Iran juga diketahui menargetkan sebuah pangkalan udara AS.