AS Bikin Kapal Perang Tak Berawak untuk Hadapi China

Anton Suhartono
Mark Esper (Foto: AFP)

"Upaya ini merupakan langkah selanjutnya dalam mewujudkan armada masa depan kita, di mana sistem tak berawak melakukan berbagai fungsi perang, mulai dari penembakan mematikan dan meletakkan ranjau, hingga mengawasi musuh," kata Esper.

Dia menegaskan kembali China merupakan ancaman utama bagi keamanan AS dan dan Indo-Pasifik merupakan medan prioritas bagi militer AS.

“Kawasan ini tidak hanya penting karena menjadi hub perdagangan dan perdagangan global, tapi juga episentrum persaingan kekuatan besar dengan China,” ujarnya.

Pada awal bulan ini Pentagon merilis laporan mengenaio kemampuan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China yang memiliki armada AL terbesar di dunia dengan 350 kapal dan kapal selam.

Namun, Esper menekankan AL China tertinggal dalam hal kekuatan dan kemampuan.

"Bahkan jika kita berhenti membangun kapal baru, RRC akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyamai kemampuan kita di laut lepas," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
37 menit lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
2 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Internasional
5 jam lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Internasional
6 jam lalu

Perundingan Nuklir dengan AS, Menlu Iran Araghchi: Awal yang Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal