AS Beri Izin Tinggal Ribuan Warga Myanmar yang Tak Bisa Pulang akibat Kudeta

Anton Suhartono
AS memberi izin tinggal sementara bagi warga Myanmar yang tak bisa pulang akibat kudeta (Foto: Reuters)

"(Diplomat Myanmar) Dengan berani bergabung dengan gerakan pembangkangan sipil sebagai solidaritas dengan warga negaranya," kata seorang pejabar, seraya menambahkan mereka diperbolehkan tinggal di AS, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (13/3/2021).

Para pejabat AS menegaskan, para pejabat militer akan terus mendapat tindakan sampai mereka berbalik arah 

"Jika mereka tidak memulihkan demokrasi dan menghentikan kekerasan terhadap warga sipil, kami akan terus mengambil tindakan terhadap para pemimpin militer dan jaringan keuangan mereka," kata pejabat.

Presiden Joe Biden bulan lalu memberlakukan sanksi terhadap mereka yang bertanggung jawab atas penggulingan pemerintahan sipil Myanmar, termasuk menteri pertahanan dan tiga perusahaan batu giok dan permata.

Awal pekan ini, AS juga menjatuhkan sanksi kepada dua anak pemimpin militer Min Aung Hlaing serta enam perusahaan yang mereka kendalikan.

Namun AS menahan sanksi terhadap perusahaan yang dikelola militer, Myanmar Economic Corporation (MEC) dan Myanmar Economic Holdings Limited (MEHL), karena berdampak langsung terhadap perekonomian rakyat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Intelijen AS Kaget Militer Iran Mampu Pulihkan Persenjataan padahal Digempur Habis-habisan

Internasional
8 jam lalu

Diam-Diam, AS dan Iran Gelar Pembicaraan Intensif untuk Akhiri Konflik

Internasional
11 jam lalu

Trump: Episode Perang Iran Segera Berakhir!

Internasional
12 jam lalu

Kapal Induk AS USS Nimitz Siaga Dekat Kuba, Trump: Kita Ingin Bantu Mereka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal