AS Ancam Rusia jika Bayar Militan Afghanistan untuk Bunuh Tentaranya

Anton Suhartono
Mike Pompeo (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Menteri Luar Negeri Amerika SerikatMike Pompeo memperingatkan mitranya dari Rusia Sergei Lavrov soal bayaran bagi militan Taliban untuk membunuh tentara AS di Afghanistan.

Pompeo mengatakan kepada Lavrov bahwa Rusia harus membayar dengan harga sangat mahal jika terbukti menawarkan hadiah untuk membunuh tentara AS dan pasukan koalisi lainnya di Afghanistan.

Pada Juni lalu surat kabar The New York Times, mengutip pejabat intelijen AS, melaporkan, unit intelijen militer Rusia secara diam-diam menawarkan hadiah kepada kelompok militan yang terkait dengan Taliban untuk membunuh pasukan koalisi di Afghanistan, termasuk tentara AS.

Presiden Donald Trump sebelumnya mengaku tidak diberi tahu informasi tersebut lantaran para pejabat intelijen AS meragukan laporan tersebut.

“Jika Rusia menawarkan uang untuk membunuh (tentara) Amerika atau dalam hal ini (tentara) Barat lainnya, akan ada harga sangat mahal yang harus dibayar. Itulah yang saya sampaikan kepada Menteri Luar Negeri Lavrov," kata Pompeo dalam wawancara dengan Radio Free Europe/Radio Liberty saat kunjungan ke Republik Ceko.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding

57 tahun lalu

Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!

57 tahun lalu

Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal