AS Ancam Iran Jelang Perundingan Nuklir: Sepakati atau Perang!

Anton Suhartono
Karoline Leavitt mengatakan Iran memiliki pilihan, menerima kesepakatan atau membayar dengan kensekuensi buruk (Foto: AP)

Pemerintahannya juga menyiapkan semua pilihan untuk menyikapi hasil perundingan nanti, berhasil atau gagal.

Dia memperingatkan dengan tegas kepada Iran dan tim keamanan nasionalnya, Iran akan menerima konsekuensi atas pilihan yang dibuat.

"Anda bisa menyetujui permintaan Presiden Trump atau akan ada banyak hal buruk yang harus dibayar, begitulah yang dirasakan Presiden. Dia merasa sangat yakin tentang hal itu," ujarnya.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi pada awal pekan ini mengatakan kedua pihak akan bertemu untuk perundingan tingkat tinggi, namun secara tidak langsung. 

"Ini merupakan kesempatan sekaligus ujian. Bola ada di tangan Amerika," kata Araghchi, di media sosial X.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal