AS Ancam Iran Jelang Perundingan Nuklir: Sepakati atau Perang!

Anton Suhartono
Karoline Leavitt mengatakan Iran memiliki pilihan, menerima kesepakatan atau membayar dengan kensekuensi buruk (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dan Iran, Sabtu (12/4/2025), menggelar perundingan nuklir di Oman. Gedung Putih memperingatkan Iran untuk mau mencapai kesepakatan atau negara itu akan menerima konsekuensi berat.

Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Presiden Donald Trump ingin mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

Dia menegaskan, perundingan dengan Iran digelar secara langsung, tanpa perantara.

"Ini akan menjadi perundingan langsung dengan Iran, dan saya ingin memperjelasnya," kata Leavitt, seperti dikutip dari Anadolu.

Dia menambahkan Trump yakin dengan diplomasi, berbicara langsung dengan Iran di ruang yang sama guna mencapai tujuan yang ditentukan AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal