Armenia Tolak Pembicaraan Damai dengan Azerbaijan Saat Ini meski Dimediasi Rusia

Anton Suhartono
Pasukan pertahanan Karabakh menembakkan artileri ke posisi pasukan Azerbaijan (Foto: AFP)

YEREVAN, iNews.id - Perdana Menteri ArmeniaNikol Pashinyan menilai pembicaraan damai dengan Azerbaijan di bawah mediasi Rusia tidak pantas dilakukan saat ini.

Perang kedua negara bekas pecahan Uni Soviet demi memperebutkan wilayah Nagorno-Karabakh itu memasuki hari keempat.

Armenia dan Azerbaijan menentang seruan internasional untuk melakukan gencatan senjata atas Karabakh, wilayah etnis Armenia yang memisahkan diri dari Azerbaijan pada 1990-an.

Masing-masing saling mengklaim telah melancarkan serangan yang menimbulkan kerugian besar di pihak lawan.

"Sangat tidak tepat berbicara tentang pertemuan puncak antara Armenia, Azerbaijan, dan Rusia pada saat permusuhan sedang intensif," kata Pashinyan, kepada kantor berita Rusia, Interfax, seperti dilaporkan kembali AFP, Rabu (30/9/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih

57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal