Arab Saudi Sebut Milisi Houthi dan Iran Teroris bagi Komunitas Internasional

Arif Budiwinarto
Arab Saudi mengklaim serangan milisi Houthi ke sejumlah fasilitas strategis miliknya didukung oleh Iran (foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Arab Saudi menyebut Iran berada di balik aksi serangan milisi Houthi ke sejumlah fasilitas stretegis miliknya. Saudi memandang aksi tersebut sebagai sebuah teror bagi komunitas internasional.

Pada 23 Juni lalu, pemerintah Arab Saudi melaporkan terjadi serangan drone dan rudal balistik yang menargetkan fasilitas pengolahan minyak. Namun, upaya tersebut dapat dihalau oleh sistem anti-rudal milik Saudi.

Milisi Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan misil tersebut. Mereka mengklaim serangannya berhasil mengenai fasilitas markas militer Saudi. Ini bukan kali pertama fasilitas strategis Saudi mendapat serangan.

Pada September 2019, dua kilang minyak Aramco, perusahaan minyak milik Pemerintah Arab Saudi, diserangan menggunakan drone. Dampaknya, pasokan 6 persen permintaan minyak dunia terhenti.

Setelah mengumpulkan semua bukti penyerangan, Pemerintah Saudi menyimpulkan persenjataan yang digunakan oleh milisi Houthi merupakan dukungan dari Iran. Saudi mengklaim serangan ke instalasi minyak mentah miliknya sebagai upaya melakukan sabotase perdagangan minyak internasional

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Tembak Kapal Tanker di Selat Hormuz, AS Akan Balas

57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Tak Lanjutkan Negosiasi dengan AS

57 tahun lalu

Panas! Iran Tembak Kapal Tanker Qatar di Selat Hormuz

57 tahun lalu

Ketua MPR Ahmad Muzani: Saya Diutus Presiden Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal