Arab Saudi Pantau Karantina 14 Hari Jemaah Haji melalui Gelang Elektronik

Anton Suhartono
Seluruh jemaah diwajibkan menjalani karantina 14 hari setelah prosesi haji (Foto: AFP)

JEDDAH, iNews.id - Seluruh jemaah haji diharuskan menjalani karantina mandiri selama 14 hari setelah pelaksanaan ibadah, baik di hotel maupun sekembalinya ke rumah masing-masing. Gelang elektronik yang mereka gunakan akan menjadi petunjuk bagi pihak berwenang untuk melacak posisi.

Melalui gelang tersebut, petugas juga bisa mengecek kondisi kesehatan para jemaah melalui aplikasi 'Tatamman', seperti dilaporkan Arab News, Selasa (4/8/2020).

Sebelum pelaksanaan haji, para jemaah juga menjalani karantina meskipun waktunya tak sepanjang setelah kepulangan. Langkah ini diterapkan demi mencegah potensi penyebaran virus corona. Meski demikian, otoritas kesehatan Arab Saudi sebelumnya memastikan tak ada jemaah yang terinfeksi corona selama prosesi Rukum Islam Ke-5 itu.

Seluruh jemaah menyelesaikan prosesi haji yakni tawaf wada atau tawaf perpisahaan pada Minggu (2/8/2020). Saat melakukan tawaf wada, jemaah memasuki Masjidil Haram melalui pintu-pintu yang telah ditunjuk. Mereka diharuskan mengikuti jalur khusus yang ditandai untuk menjaga jarak fisik.

Begitu tawaf selesai, sebagian jemaah dibawa ke hotel masing-masing untuk menjalani isolasi diri. Namun sebagian besar pulang ke kota asal untuk menjalani isolasi di rumah masing-masing selama 2 pekan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
21 jam lalu

Arab Saudi Pamerkan Mushaf Alquran Berusia 1.000 Tahun, Masih Terawat Baik

Internasional
2 hari lalu

Arab Saudi Ungkap Kerugian Serangan Iran, Produksi Minyak Berkurang Ratusan Ribu Barel per Hari

Nasional
2 hari lalu

Wamenhaj Ingatkan Modus Penipuan Haji: Pasti Antre, Paling Lama 26 Tahun

Buletin
3 hari lalu

Ibadah Haji 2026 Dipastikan Aman di Tengah Konflik, Jemaah Indonesia Tetap Berangkat Sesuai Jadwal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal