Di antara manuskrip tersebut adalah karya-karya Abu Ishaq Al Zajjaj dan Ibn Qutaybah Al Dinawari, serta potongan Tafsir Al Tabari yang disalin pada abad keenam.
Arsip tersebut menyimpan lebih dari 185 manuskrip langka tentang tafsir Alquran, di samping ratusan naskah tata bahasa dan tafsir.
Tujuan dari memamerkan manuskrip tersebut, selain menunjukkan koleksi langka sekaligus membuka jalan untuk mempelajari dan berinteraksi dengan warisan budaya dalam berbagai bentuk.