Puncaknya, kata sang ibu, anaknya bosan menghabiskan waktu di rumah karena pandemi Covid-19 sehingga melakukan tindakan seks dengan gembok tersebut.
"Dia mengatakan, melakukan semua ini karena bosan. Dia suka memasukkan 'barangnya' melalui lubang kecil. Saya marah karena membuat malu," kata sang ibu, dikutip dari Daily Star, Sabtu (17/7/2021).
Dokter membutuhkan waktu leih dari setengah jam memotong gembok menggunakan alat listrik setelah melumasi bagian itu untuk menghindari luka lecet yang parah.
Setelah prosedur, dokter memberi tahu soal kemungkinan kerusakan pada saraf yang bisa bertahan lama.