Apes! Incar Drone Houthi, Kapal Perang Jerman malah Tembak Jatuh Drone Militer AS

Anton Suhartono
Kapal perang fregat Jerman Hessen menembak jatuh drone militer AS MQ-9 Reaper dalam insiden salah sasaran di Laut Merah (Foto: Reuters)

Namun Hessen mencoba mengidentifikasi drone tersebut dengan menghubungi kapal-kapal perang sekutu yang saat itu juga beroperasi di Laut Merah, namun tidak ada yang merasa memiliki drone tersebut.

Setelah beberapa jam misteri terungkapo bahwa drone yang ditembak adalah MQ-9 Reaper AS yang terbang dengan transponder dimatikan. AS juga belum memberi tahu kepada kapal-kapal perang sekutu mengenai misi MQ-9 itu.

Blog militer Jerman Augen Geradeaus menjelaskan, rudal buatan AS itu gagal mengenai targetnya karena alasan teknis. Ini mendorong Hessen menggunakan senjata utama 76 mm untuk menembakn drone Houthi sehari kemudian. Kapal perang Jerman itu kemudian menggunakan rudal jak pendek anti-pesawat RAM untuk menembak jatuh drone Houthi lainnya pada Rabu pagi.

Sebelumnya Kemhan Jerman mengungkap keberhasilan pertama dalam misi Hessen. Kapal tersebut pada Selasa lalu menembak jatuh dua drone Houthi dalam jeda waktu 15 menit satu sama lain.

AS dan beberapa negara sekutu mengirim kapal perang ke Laut Merah dan Teluk Aden untuk menghentikan upaya kelompok Houthi menyerang kapal-kapal dagang Israel atau yang terkait dengan negara Yahudi itu. Serangan Houthi terhadap kapal dagang dimulai pada akhir Oktober 2023 sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Gaza, Palestina.

Selanjutnya, kelompok Houthi memperluas target serangan dengan mengincar kapal-kapal yang berhubungan dengan Amerika Serikat dan Inggris sebagai pembalasan atas serangan mereka ke Yaman.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Iran Sita Aset 100 Orang Lebih yang Dianggap Mendukung Musuh Negara

Internasional
17 jam lalu

Trump Ingatkan Iran Hanya Punya Waktu 48 Jam untuk Buka Selat Hormuz, atau...

Internasional
22 jam lalu

Ngeri! PLTN Iran Dibom AS-Israel, Dampaknya Bisa Musnahkan Kehidupan di Negara-Negara Arab

Internasional
1 hari lalu

Amerika Sebut Mobil China seperti Kanker Usulkan Larangan Permanen, Takut Bersaing?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal