Aparat Terlalu Brutal, Unit Polisi Khusus Ini Dibubarkan

Ahmad Islamy Jamil
Aksi massa menuntut pembubaran SARS, unit polisi khusus di Nigeria, Jumat (9/10/2020). (Foto: AFP)

Pengumuman pembubaran SARS muncul setelah memuncaknya kemarahan warga Nigeria selama sepekan terakhir—yang diekspresikan lewat aksi unjuk rasa di jalan-jalan dan di media sosial—terhadap unit polisi khusus itu. Para anggota SARS diduga kerap melakukan penangkapan secara ilegal, pemerasan, penyiksaan, dan bahkan pembunuhan.

Satu video baru-baru ini menjadi viral karena menampilkan dugaan pembunuhan seorang pria oleh petugas SARS di Negara Bagian Delta. Pria yang merekam video tersebut akhirnya ditangkap. Penangkapannya lantas memicu kemarahan yang lebih besar dari rakyat Nigeria.

Pada 4 Oktober, ketika aktivitas SARS ditangguhkan, Wakil Presiden Nigeria, Yemi Osinbajo, mengecam kekerasan polisi ketika ditanyai wartawan.

“Saya sangat prihatin, bahkan, sangat marah atas apa yang saya lihat terjadi pada para lelaki dan perempuan muda yang ditangkap. Dalam beberapa kasus, mereka dilukai atau dibunuh oleh anggota polisi,” kata Osinbajo.

Kelompok HAM seperti Amnesty International telah bergabung dalam gerakan protes terhadap aksi brutal unit SARS itu. Pada Jumat (9/10/2020), tagar #EndSARS menjadi topik Twitter yang paling tren di Nigeria.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Tegas! Prabowo Sebut Polisi Baik dan Tentara Hebat Tuntutan Rakyat, Bukan Ikuti Selera Pimpinan

Nasional
6 hari lalu

Polisi Temukan Helm Diduga Milik Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS di Salemba

Nasional
7 hari lalu

5 Fakta Terbaru Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus

Nasional
10 hari lalu

Kapolda Sumsel Pastikan Pelayanan Maksimal bagi Pemudik, Siagakan 2.361 Personel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal