Aparat Myanmar Kembali Tembaki Pendemo, 4 Orang Tewas

Ahmad Islamy Jamil
Massa demonstran berunjuk rasa menolak kudeta militer di Kota Yangon, Myanmar, 15 Februari lalu. (Foto: Reuters)

Setidaknya 286 orang telah tewas sejak kudeta 1 Februari dalam penumpasan protes, menurut kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP).

Tekanan internasional pun kian meningkat terhadap junta Myanmar. Yang terbaru, Amerika Serikat berencana menjatuhkan sanksi pada dua konglomerat yang dikendalikan oleh militer Myanmar, menurut informasi yang diungkap oleh salah satu sumber.

Aksi mogok besar-besaran pada Rabu (24/3/2021) kemarin membuat area-area pusat komersial yang biasanya ramai seperti Yangon dan Monywa, tampak lengang.

Di saat skala unjuk rasa menurun dalam beberapa hari terakhir, para aktivis menyerukan rakyat untuk menggelar demonstrasi besar pada Kamis ini.

Di Thanlyin, pinggiran Yangon, pengunjuk rasa mengangkat alat peraga bertuliskan: “Kami tidak menerima kudeta militer!”

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
24 jam lalu

Mahasiswa Demo di Kejagung, Desak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diadili

1 hari lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

2 hari lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

5 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal