Apa Dampaknya jika Iran Keluar dari Perjanjian Nuklir NPT?

Anton Suhartono
Amerika Serikat (AS) kemungkinan akan menyerang fasilitas nuklir Fordow, Iran, jika negosiasi buntu (Foto: Maxar via AP)

Perundingan nuklir dengan AS behenti terkait serangan Israel. Pertemuan kedua negara, ditengahi pihak ketiga, sudah berlangsung lima putaran. Iran menolak melanjutkan perundingan selama negaranya masih diserang Israel. Putaran keenam sedianya digelar di Oman pada 15 Juni lalu, namun dibatalkan.

Dalam perkembangan terbaru, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Jumat (20/6/2025), tidak perlu menyerang fasilitas nuklir Iran.

Sebelumnya dia memberi waktu 2 pekan kepada Iran untuk kembali ke meja perundingan atau akan menghadapi konsekuensi yang keras.

"Kita harus lihat apa yang terjadi. Mungkin itu tidak akan diperlukan," kata Trump.

Sementara itu Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan, Trump masih mempertimbangkan apakah akan menyerang fasilitas nuklir Fordow milik Iran atau tidak. Fasilitas tersebut dilaporkan hanya bisa dihancurkan oleh bom penghancur bunker MOP seberat hampir 14 ton milik AS yang dibawa pesawat pengebom strategis B-2 Spirit.

Fasilitas Fordow merupakan tempat pengayaan uranium Iran yang berada jauh di bawah permukaan tanah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
11 jam lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
13 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
14 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal