Anwar Ibrahim Dipanggil Polisi Malaysia, dari Kasus Dukungan Parlemen sampai Sodomi

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim dipanggil kepolisian Malaysia terkait klaim dukungan dari parlemen untuk menjadi perdana menteri (Foto: AFP)

"Tuduhan itu banyak beredar di media, menimbulkan spekulasi tidak sehat. Beredadrnya pernyataan secara online itu dilakukan dengan tujuan untuk menimbulkan ketakutan atau keresahan publik atau membujuk masyarakat untuk melakukan pelanggaran terhadap negara," ujarnya.

Anwar tak hanya dimintai keterangan soal klaim dukungan parlemen Dewan Rakyat, ada beberapa kasus lain yang sedang diselidiki termasuk pernyataan bahwa pemerintah yang dipimpin Perdana Menteri Muhyiddin Yassin telah jatuh karena kurangnya dukungan mayoritas parlemen.

Bukan hanya itu, Anwar juga dimintai keterangan soal kasus sodomi.

Hal lain adalah terkait pernyataan miring seputar pemberlakuan perintah kontrol pergerakan (MCO) pandemi Covid-19 yang memicu maraknya perjudian.

Hal lain, kata Huzir, pernyataan soal masuknya 6,7 juta warga asing ke Malaysia selama MCO.

"Penyidikan dilakukan secara profesional dan tanpa tekanan atau instruksi politik dari pihak manapun," ujarnya, seraya meminta semua pihak memberi ruang kepada kepolisian untuk melakukan penyidikan yang adil dan transparan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun

57 tahun lalu

Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan

57 tahun lalu

Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia, Disamarkan Jadi Beras India

57 tahun lalu

Viral Influencer Malaysia Ubah Lirik Lagu Rollerblade No Na, Netizen Murka!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal