Aneh! Inggris Disebut Malah Tak Ingin Ukraina dan Rusia Berdamai Terlalu Cepat

Ahmad Islamy Jamil
Perundingan antara delegasi Rusia dan Ukraina di Istanbul, Turki, Selasa (29/3/2022) lalu. (Foto: Reuters)

“Pekerjaan berlanjut, negosiasi berlanjut. Saya ingin menekankan secara terpisah bahwa posisi prinsip pihak kami mengenai Krimea dan Donbas tetap tidak berubah,” kata Medinsky kepada lembaga penyiaran Rossiya 24, Rabu (30/3/2022).

Rusia dan Ukraina terkahir kali menggelar perundingan di Istanbul, Turki, Selasa (29/3/2022). Ini adalah pembicaraan damai yang kesekian kalinya digelar kedua negara, sejak pasukan Moskow mulai menyerang Ukraina pada 24 Februari lalu.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenksy menyatakan pembicaraan damai dengan Rusia menghasilkan sinyal positif. Kendati demikian, Ukraina tak akan mengendurkan sistem pertahanannya.

Dia mengatakan, pembicaraan damai kedua negara tidak mengurangi serangan Rusia terhadap Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo: Saya Baik sama Putin, tapi Juga Baik sama Trump

57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal