Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris, Janji Pulihkan Stabilitas

Aditya Pratama
Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham. (Foto: AP)

Tak lama kemudian, Burnham akan datang ke istana dan Raja Charles III akan memintanya membentuk pemerintahan baru. Burnham akan resmi menjadi perdana menteri melalui upacara seremonial yang dikenal sebagai "kissing hands" atau cium tangan, meski dalam praktik modern tidak ada prosesi tersebut.

Peran raja dalam proses tersebut merupakan warisan tradisi ketika monarki masih memiliki kekuasaan penuh untuk menunjuk kepala pemerintahan. Saat ini, Raja Charles III tidak memiliki kewenangan politik, tetapi secara konstitusional tetap bertugas menunjuk pemimpin partai yang memiliki mayoritas di House of Commons sebagai perdana menteri.

Sistem demokrasi parlementer Inggris memungkinkan partai yang berkuasa mengganti pemimpinnya, sehingga otomatis berganti pula perdana menterinya, tanpa harus menggelar pemilihan umum. Pemilu nasional berikutnya paling lambat digelar pada 2029, meski Burnham dapat memutuskan untuk mengadakan pemilu lebih awal.

Perhatian publik juga akan tertuju pada siapa saja yang akan ditunjuk Burnham sebagai anggota kabinetnya. Burnham diprediksi akan merombak tim utama peninggalan Starmer, terutama pada posisi Menteri Keuangan, Menteri Luar Negeri, dan Menteri Dalam Negeri.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
7 hari lalu

Kabur ke Perbukitan, WNA Inggris Curi Tas Turis Prancis Ditangkap di Nusa Penida

15 hari lalu

BYD Akan Luncurkan Perdana Supercar Listrik Denza Z di Inggris

25 hari lalu

Bertemu Raja Charles III, Menteri LH Jumhur Hidayat Bahas Solusi Masalah Gas Metana

30 hari lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal