LONDON, iNews.id - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan mundur dari jabatannya, Senin (22/6/2026). Dia telah berbicara dengan Raja Charles III mengenai keputusannya itu.
Dia tetap akan menjabat perdana menteri sampai penggantinya terpilih.
Dalam pidatonya di Kantor Perdana Menteri Downing Street, Starmer berjanji akan melakukan segala upaya untuk memastikan transisi kekuasaan yang tertib. Dia juga akan memberikan dukungan penuh kepada penggantinya.
Starmet tampak tak bisa membendung air mata saat mengumumkan pengunduran diri. Suaranya bergetar saat mengakhiri pidato.
Dalam pernyataan terakhir, dia mengatakan setelah meninggalkan tugas terbesar dalam politik Inggris, akan menghabiskan waktu untuk pekerjaan lain yang tak kalah penting, yaitu menjadi suami yang baik bagi Victoria, dan ayah terbaik.
Pengunduran diri Starmer tak lepas dari kritikan terhadap kinerjanya. Hampir 100 anggota parlemen dari Partai Buruh yang dipimpin Starmer menyerukan pengunduran dirinya pada Mei setelah kekalahan partai tersebut dalam pemilu lokal.
Jumlah politisi yang mendukung pengunduran dirinya bertambah setelah pesaing Starmer, Wali Kota Manchester Andy Burnham, memenangkan kursi parlemen dalam upaya untuk menggeser sang perdana menteri.