TOKYO, iNews.id - Anak dan ayah taipan mesin judi pachinko di Jepang saling gugat karena tuduhan rasisme.
Han Chang Woo (89), pendiri dan bos perusahaan Maruhan, operator mesin judi pachinko, menuntut anak tertuanya, Marina Haba (51). Bukan hanya itu Han juga mendesak putrinya mengembalikan pinjaman sebesar 480 juta yen disertai bunga.
Marina menikah dengan Joe Wallace yang merupakan warga Amerika Serikat keturunan Afrika pada 2014. Pernikahan mereka berlangsung tanpa restu dari ayahnya.
"Ayah saya tidak menyetujui hubungan saya dengan Joe. Dia tidak pernah menyetujui. Ayah menegaskan, dia tidak menyetujui hubungan saya dengan pria kulit hitam," kata Marina, dalam dokumen pengadilan, dikutip dari The Sunday Times, Minggu (15/11/2020).
Namun Han menepis tuduhan putrinya tersebut seraya menegaskan perusahaan Maruhan berkomitmen terhadap keberagaman dan inklusi.