Amnesty: Lebih dari 100 Pengunjuk Rasa Tewas di Iran

Nathania Riris Michico
Para pemrotes Iran berkumpul di sekitar mobil yang terbakar saat demonstrasi menentang kenaikan harga bensin di ibukota Teheran, pada 16 November 2019. (FOTO: AFP)

Dia menyebut, Amnesty mendasarkan laporan pada rekaman video yang diverifikasi, kesaksian saksi mata dari orang-orang di lapangan, serta informasi dari aktivis hak di luar Iran.

"Amnesty juga mendesak pemerintah Iran mencabut blok total akses internet yang dirancang untuk membatasi aliran informasi tentang tindakan keras ke dunia luar," tutur Luther.

"Rekaman video menunjukkan bahwa penembak jitu juga menembak kerumunan orang dari atap dan, dalam satu kasus, sebuah helikopter."

Sementara sebagian besar demonstrasi tampak damai, dia justru mengatakan, "Sejumlah kecil pengunjuk rasa beralih ke pelemparan batu dan aksi pembakaran dan kerusakan pada bank dan seminari."

Pasukan keamanan terlihat membawa mayat dan melukai orang dari jalan dan rumah sakit, menurut saksi mata. Pasukan juga menolak menyerahkan mayat korban kepada keluarga mereka, menurut Amnesty.

Kenaikan harga BBM memicu protes dan Iran secara resmi mengonfirmasi setidaknya lima orang tewas, termasuk tiga personel keamanan yang diduga ditikam hingga mati oleh pengunjuk rasa.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Trump: Kapal-Kapal Perang AS Siaga di Sekitar Iran sampai Kesepakatan Damai Tercapai

Internasional
14 jam lalu

42 Warga dan Tentara Israel Tewas selama Perang Melawan Iran

Internasional
17 jam lalu

Antara Gencatan Senjata dan Ilusi Perdamaian: Membaca Realitas Kesepakatan AS-Iran

Internasional
18 jam lalu

Iran Peringatkan Kapal-Kapal Lintasi Selat Hormuz: Banyak Ranjau!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal