Amerika Serikat Ingin Gagalkan Pembelian Rudal S-400 Rusia oleh India

Anton Suhartono
Rusia sebut AS berusaha merusak kerja sama pengadaan rudal S-400 dengan India (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia menilai Amerika Serikat (AS) berupaya merusak kerja sama pengadaan rudal sistem pertahanan S-400 dengan India.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan, kesepakatan pengadaan rudal S-400 antara negaranya dengan India sangat penting untuk memperkuat pertahanan India dari ancaman serangan dari luar, terutama Pakistan dan China.

"Sejauh ini, semuanya berjalan sesuai rencana. Perjanjian sedang berjalan. Kami melihat upaya dari pihak Amerika Serikat untuk merusak kerja sama semacam itu dan memaksa India membeli senjata sendiri dan mengikuti ide-ide AS tentang bagaimana perkembangan di kawasan," kata Lavrov, dikutip dari Sputnik, Senin (6/12/2021).

Dia menambahkan, India sudah secara jelas menyatakan sebagai negara berdaulat dan akan memutuskan sendiri senjata siapa yang akan digunakan serta mitra mana yang dipilih.

Seperti diberitakan, Rusia bersiap mengirim rudal S-400 ke India. Kepala badan kerja sama militer Rusia Dmitry Shugayev pekan lalu mengatakan, pengiriman gelombang pertama sudah dipersiapkan dan akan terus dilakukan secara bertahap. Unit pertama rudal sistem pertahanan S-400 akan tiba di India pada akhir tahun ini. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Rudal Nuklir Sarmat Lulus Uji Coba, Putin Berterima Kasih kepada Ilmuwan Rusia

Internasional
3 jam lalu

Trump Puji Xi Jinping: Saya Sangat Menghormati China, Anda Pemimpin Hebat!

Internasional
3 jam lalu

Xi Jinping kepada Trump: China dan AS Seharusnya Jadi Mitra, Bukan Bersaing

Internasional
15 jam lalu

Terungkap, AS Kehilangan 39 Pesawat Militer Selama Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal