Akun Twitter Profesor Ini Dibekukan Sementara Setelah Menghina Presiden China Xi Jinping

Anton Suhartono
Anne Marie Brady (Foto: AP)

WELLINGTON, iNews.id - Akun Twitter seorang profesor Selandia Baru dibekukan sementara setelah menghina Presiden ChinaXi Jinping. Twitter mengembalikan akun tersebut setelah seorang kolumnis meramaikan soal pembekuan tersebut.

Anne Marie Brady, pengajar di Universitas Canterbury, merupakan pengamat kebijakan China. Komentar-komentarnya kerap mengkritisi Partai Komunis China. Pekan lalu, dia membuat cuitan mengolok-olok peringatan hari ulang tahun ke-100 Partai Komunis China yang jatuh pada 1 Juli.

Dua cuitannya yang mengomentari perayaan itu ditandai "tidak tersedia" oleh Twitter lalu akunnya dibekukan sementara pada akhir pekan sebelum dikembalikan pada Senin (5/7/2021).

Isi cuitan itu mempertanyakan mengapa perayaan seabad Partai Komunus China tak mendapat respons luas dari internasional. Hanya sedikit pemimpin dunia, termasuk sekutu terdekat, Presiden Rusia Vladimir Putin, yang mengirim ucapan selamat.

Brady pun menyarankan alternatif judul untuk artikel berita mengenai perayaan tersebut, yakni "Xi: Ini Pestaku, Saya akan Menangis jika Mau."

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengejutkan! Turis Malaysia yang Viral Hina Warga China Bau Ternyata Polisi

57 tahun lalu

Viral Turis Malaysia Hina Warga China Bau Badan, Netizen Murka!

57 tahun lalu

Purbaya Temui Menkeu China, Matangkan Penerbitan Utang Panda Bond

57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal