Aktivis Prancis, Adrien Jouan, menunjukkan memar dan luka di tubuhnya.
“Ya, mereka memukuli saya, tapi juga banyak di bagian belakang, di kapal pertama, di kapal penjara, ketika mereka menjemput kami. Dan itu semacam penyiksaan,” kata Jouan.
Dia memastikan seluruh aktivis mengalami kekerasan selama berada di atas kapal penjara.
“Tetapi tetap saja, itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang mereka lakukan terhadap warga Palestina,” tuturnya.
Jouan menegaskan akan mengambil tindakan hukum terhadap tentara Israel atas perlakuan yang dialaminya serta kepada para aktivis.
“Tidak normal jika mereka dapat melakukan begitu banyak hal ilegal, sehingga kita harus menuntut mereka,” ujarnya.