Aksi Tentara Minum Darah Kobra dalam Latihan Perang di Thailand Dikecam Aktivis Satwa

Anton Suhartono
Aktivis hak-hak satwa mendesak latihan perang dengan memakan satwa liar dihentikan untuk menghindari pandemi di masa mendatang (Foto: EPA)

LONDON, iNews.id - Latihan militer di Thailand yang menunjukkan para tentara memimum darah ular kobra serta memakan tokek serta hewan lainnya dikecam aktivis hak satwa. Alasannya, aksi mereka bisa memicu pandemi berikutnya.

Para aktivis memperingatkan latihan bertahan hidup di hutan yang mengonsumsi hewan liar berisiko menyebarkan penyakit mirip dengan Covid-19 di masa depan.

Tentara dari beberapa negara ikut serta dalam latihan perang Cobra Gold yang digelar rutin setiap tahun di Thailand. 

Organisasi pemerhati satwa PETA menyatakan, para tentara dilatih membunuh hewan dengan tangan kosong lalu memakannya tanpa melalui proses masak. Di antara hewan yang diminum darah serta dimakan dagingnya adalah ular kobra, tokek, kalajengking, dan tarantula.

Instruktur dari Marinir Kerajaan Thailand menunjukkan bagaimanan meminum darah ular dapat membantu mereka bertahan hidup jika tidak ada air serta bisa memberikan nutrisi penting.

PETA menyerukan agar latihan bertahan hidup dengan memakan satwa liar ditiadakan tahun ini untuk mengantisipasi pandemi berikutnya.

Organisasi mengirim surat kepada Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace agar mendesak penyelanggara tidak menggunakan satwa hidupm melainkan menggantinya dengan makanan lain selain satwa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
13 jam lalu

Ngeri! Pesawat Mendarat Darurat di Jalan Raya Hantam Mobil

Internasional
13 jam lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Inggris, Pangeran Andrew Dituduh Bocorkan Rahasia Negara

Internasional
14 jam lalu

Miris, Muslimah Palestina Kehilangan Ratusan Anggota Keluarga di Gaza kini Ditangkap Imigrasi AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal