Akibat Wabah Virus Korona, Keturunan Tionghoa di Prancis dan Kanada Alami Sentimen Rasis

Nathania Riris Michico
Seorang penulis China-Prancis menyebut sikap permusuhan yang dipicu oleh virus corona ini sebagai "serangan terhadap China". (FOTO: EPA)

Surat kabar ini bergegas minta maaf, menyatakan mereka tak bermaksud menggunakan "stereotip buruk Asia".

Stéphane Nivet, kepada Licra (Liga internasional anti rasisme dan anti-semitisme), mengatakan tak akan ada surat kabar berani memakai judul berita "Waspada Hitam" menandakan memang ada masalah rasisme di situ.

Seiring menyebarnya tagar, seorang perempuan di kota Colmar, Cathy Tran, menyatakan ketika berangkat kerja, dia sempat mendengar dua pria mengatakan, "Awas. Ada perempuan China ke arah kita."

"Ketika sedang pulang kerja, seorang pria naik skuter melewati saya sambil berseru agar saya memakai masker," kata Cathy, kepada BBC.

Lou Chengwang juga bercuit di Twitter: "Saya orang China dan saya bukan virus! Saya tahu kita semua takut pada virus, tapi mohon jangan pelihara prasangka buruk."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
22 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
22 jam lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Internasional
23 jam lalu

Usai Bertemu Xi Jinping, Trump Tunda Kirim Senjata Senilai Rp211 Triliun ke Taiwan

Internasional
2 hari lalu

Trump: AS-China Capai Kesepakatan Perdagangan Fantastis!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal