Acara Turun Takhta Dimulai, Pemimpin Asia: Terima Kasih Kaisar Akihito

Nathania Riris Michico
Kaisar Jepang Akihito meninggalkan tempat kekaisaran Kashikodokoro di dalam Istana Kekaisaran setelah ritual menjelang upacara pengunduran dirinya di Tokyo pada 30 April 2019. (FOTO: STR / Japan Pool / AFP)

"Era Heisei akan dikenang sebagai era perdamaian dan stabilitas bagi Jepang," imbuhnya, merujuk pada periode pemerintahan Kaisar Akihito yang mulai dari 1989 hingga 2019.

Pemimpin Singapura itu mengatakan, dia dengan hangat mengingat interaksinya dengan kaisar dan Permaisuri Michiko saat kunjungan mereka ke negara kota itu pada 2006 dan kunjungannya ke Tokyo pada 2007 dan 2016.

"Kami berharap Yang Mulia terus mendapatkan kesehatan, kebahagiaan, dan istirahat yang layak," ujar dia, dalam surat yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Singapura.

Putra tertua kaisar, Putra Mahkota Naruhito, akan naik takhta pada Rabu (1/5/2019). Mulai hari itu, Kaisar Akihito tidak akan lagi terlibat dalam tugas resmi kerajaan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
10 hari lalu

Prabowo Undang PM Jepang Sanae Takaichi ke Indonesia: Kami akan Sambut Hangat

Nasional
10 hari lalu

Prabowo Ungkap Hasil Pertemuan dengan PM Jepang, Perkuat Kerja Sama Energi-Keamanan

Nasional
10 hari lalu

Prabowo ke PM Takaichi: Terima Kasih Undang Saya ke Jepang di Musim Bunga Sakura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal