9 Warga China Dibunuh di Tambang Emas, Xi Jinping Marah

Umaya Khusniah
Presiden Xi Jinping menyerukan agar otoritas Republik Afrika Tengah menghukum berat para pembunuh sembilan warga negara China. (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id - Presiden Xi Jinping menyerukan agar otoritas Republik Afrika Tengah menghukum berat para pembunuh sembilan warga negara China. Dia juga meminta agar korban luka mendapat penanganan yang terbaik. 

Pernyataan presiden disampaikan oleh seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri China yang tidak disebutkan namanya dalam sebuah pernyataan pada Senin (20/3/2023). 

"Presiden telah memberikan instruksi penting, menuntut upaya habis-habisan untuk merawat yang terluka, menangani efeknya tepat waktu, menghukum pelaku dengan berat sesuai hukum yang berlaku dan memastikan keselamatan warga China," katanya. 

Kementerian Luar Negeri China juga menambahkan, tingkat risiko keamanan di Republik Afrika Tengah, selain ibu kota adalah merah atau sangat tinggi. Pihaknya mengatakan akan bekerja dengan pemerintah dan membimbing kedutaan dan konsulat China untuk mengambil langkah-langkah efektif lebih lanjut untuk sepenuhnya melindungi warga dan perusahaan China di Afrika.

Sementara itu, Kedutaan Besar China di Republik Afrika Tengah mendesak warganya untuk menghindari bepergian ke luar ibu kota Bangui. Ini terjadi setelah insiden tewasnya sembilan warga negara China dalam serangan militan di sebuah tambang emas di luar kota.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duel Maut Remaja di Cilincing Jakut Dipicu Saling Ejek di Medsos, 1 Tewas Dibacok

57 tahun lalu

Viral Turis Malaysia Hina Warga China Bau Badan, Netizen Murka!

57 tahun lalu

Purbaya Temui Menkeu China, Matangkan Penerbitan Utang Panda Bond

57 tahun lalu

Tragis! Oliver Tree Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil

57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal