8.500 Tentara AS Siaga Tinggi, Kemungkinan Bakal Dikirim ke Eropa terkait Krisis Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Tentara AS tengah bertugas di Provinsi Kirkuk, Irak. (Foto: Reuters)

Gedung Putih mengungkapkan, Biden pada Senin ini akan mengadakan panggilan video dengan beberapa pemimpin Eropa tentang peningkatan militer Rusia dan tanggapan potensial terhadap invasi Moskow di Ukraina.

Rusia telah mengumpulkan sekitar 100.000 tentara di dekat perbatasan Ukraina. Moskow pun menuntut agar NATO berjanji tidak akan pernah mengizinkan Ukraina untuk bergabung dengan pakta pertahanan warisan Blok Barat itu. Moskow juga mendesak Barat  untuk membatasi tindakan-tindakan lainnya, seperti menempatkan pasukan NATO di negara-negara bekas blok Soviet.

Pada Senin ini, NATO pun menyatakan tengah memperkuat langkah “pencegahan” di wilayah Laut Baltik. Denmark misalnya, mengirimkan fregat dan mengerahkan pesawat tempur F-16 ke Lituania. Sementara Spanyol mengirimkan empat jet tempur ke Bulgaria dan tiga kapal ke Laut Hitam untuk bergabung dengan angkatan laut NATO. 

Adapun Prancis siap mengerahkan pasukan ke Rumania. Belanda juga berencana mengirim dua pesawat tempur F-35 ke Bulgaria mulai April.

“Kami akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi dan membela semua sekutu,” kata Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih

57 tahun lalu

Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka

57 tahun lalu

AS Akan Serang Iran Habis-habisan jika Terus Ulur Waktu Sepakati Perdamaian

57 tahun lalu

Prabowo: Saya Baik sama Putin, tapi Juga Baik sama Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal