Dia menangkapi dan memenjarakan ribuan warga yang dianggap membangkang. Mereka mendapat perlakuan hukum yang tidak adil.
“Kita adalah pemilik sah (negara ini). Kita telah berjuang dan hari ini kita telah dihadiahi dengan kemenangan ini," ujarnya.
Misteri keberadaan Assad dan keluarganya terungkap. Beberapa media Rusia melaporkan, Assad kabur ke Rusia dan telah mendarat di Moskow.
Dia mendapat suaka dari pemerintah Rusia dengan alasan kemanusiaan.
Assad kabur meninggalkan Damaskus sebelum HTS merebut Ibu Kota Damaskus pada Minggu kemarin. Pasukan pemberontak menguasai jantung kota Damaskus dengan begitu mudah, tanpa tanda-tanda pengerahan militer.
Assad dilaporkan kabur menggunakan pesawat Syrian Air dari bandara Damaskus berdasarkan data Flightradar24.