5 Hal Penting Pemilu Paruh Waktu AS: Fenomena Caleg Muslim hingga LGBT

Nathania Riris Michico
Gedung Kongres AS. (Foto: AP)

Lebih detailnya, dari seluruh kandidat, 272 adalah perempuan; sebanyak 216 orang adalah warga kulit hitam, hispanik, Asia, Indian atau ras campuran; sementara sebanyak 26 orang merupakan lesbian, gay, biseksual atau trangender.

Lagi, mayoritas dari mereka berasal dari Partai Demokrat.

Sejumlah kandidat minoritas tersebut akan mencetak sejarah jika terpilih; di antaranya perempuan muslim pertama yang jadi anggota Kongres, gubernur transgender pertama, hingga gubernur Asia pertama.

Menurut laporan New York Times, banyaknya kandidat dari unsur minoritas ini membuat proporsi kandidat lelaki kulit putih yang selalu mendominasi, berada dalam persentase terendah dalam sejarah perpolitikan AS, yaitu 58 persen.

5. Si muda yang beraksi

Tahun ini jumlah milenial (mereka yang lahir pada 1981 hingga 1996) yang memenuhi syarat untuk memberikan suara, nyaris menyamai baby boomers (mereka yang lahir pada 1946-1964).

Jumlah milenial yang cukup umur untuk memilih mencapai 62 juta, sementara mereka yang baby boomers berjumlah 70 juta orang.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
7 jam lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

9 jam lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

9 jam lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

11 jam lalu

Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal