5 Hal Penting Pemilu Paruh Waktu AS: Fenomena Caleg Muslim hingga LGBT

Nathania Riris Michico
Gedung Kongres AS. (Foto: AP)

Demokrat juga dapat mengusulkan pemakzulan terhadap Trump. Kendati demikian, penentu apakah presiden bersalah atau tidak adalah para Senat yang berperan sebagai juri.

4. Kandidat Muslim, LGBT, dan minoritas lainnya

Pemilu Paruh Waktu tahun ini adalah salah satu pemilu dengan kandidat paling beragam dalam sejarah perpolitikan AS. Sebanyak lebih 90 warga Muslim AS, yang sebagian besar berasal dari Partai Demokrat, ikut berlaga dalam pemilu tahun ini; jumlah terbanyak setidaknya sejak tragedi 11 September 2001 lalu.

Peranan kandidat Muslim dianggap penting karena dinilai bisa memberikan perimbangan dan suara berbeda terkait berbagai kebijakan pemerintahan Trump.

Seperti diketahui dalam dua tahun terakhir, Trump pernah mengeluarkan kebijakan yang dinilai merugikan warga Muslim. Misalnya larangan sementara kunjungan ke AS bagi warga dari lima negara dengan warga mayoritas Muslim.

Tidak hanya itu, dari total 964 kandidat yang akan bersaing di tahap akhir Pemilu Paruh Waktu, baik untuk posisi DPR, Senat dan Gubenur, sebanyak 411 di antaranya adalah perempuan, warga non-kulit putih, dan LGBT.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
9 jam lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

12 jam lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

12 jam lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

13 jam lalu

Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal