4.500 Pasukan AS di Kabul Tak Bentrok dengan Taliban, Evakuasi Warga AS Justru Dipermudah

Anton Suhartono
Sebanyak 4.500 pasukan AS bersiaga di Kabul, Afghanistan, untuk membantu evakuasi warga (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat mungkin memperpanjang keberadaan pasukannya di Afghanistan guna memastikan semua warganya telah dievakuasi setelah negara itu jatuh ke tangan Taliban. Sejatinya, semua pasukan AS ditarik dari Afghanistan pada 31 Agustus, menyudahi perang selama 20 tahun.

Presiden Joe Biden mengatakan militernya saat ini tidak punya kemampuan untuk menjangkau warga AS yang berada di luar bandara Kota Kabul.

“Jika masih ada warga Amerika yang tertinggal, kami akan bertahan sampai membawa mereka semua keluar,” kata Biden dalam wawancara dengan ABC News.

Dia tetap membela keputusannya untuk menarik semua pasukan dan mengakhiri perang dengan menegaskan rakyat Afghanistan harus menentukan masa depannya sendiri.

"Sebuah gagasan, entah bagaimana, ada cara untuk bisa keluar tanpa kekacauan yang terjadi, saya tidak tahu bagaimana itu bisa terjadi," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

57 tahun lalu

Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

57 tahun lalu

Iran Bantah Serang Bandara Kuwait: Rudal Patriot AS yang Error, Hantam Terminal Penumpang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal