40 Tahun Bermusuhan, Iran dan Mesir Bakal Pulihkan Hubungan Diplomatik

Anton Suhartono
Iran dan Mesir segera memulihkan hubungan diplomatik setelah bermusuhan selama 40 tahun lebih (Foto: AP)

Araghchi menambahkan, Presiden Iran Masoud Pezeshkian sangat mementingkan pengembangan hubungan dengan negara-negara tetangga. Menurut dia, Presiden berencana melakukan kunjungan resmi ke Armenia dalam dua pekan ke depan.

"Bapak Pezeshkian telah mengunjungi Irak, Azerbaijan, dan akan berkunjung ke Armenia dalam 1 atau 2 pekan, telah mengunjungi Turkmenistan, Tajikistan, Pakistan, Oman, Qatar," katanya.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran pada Rabu kemarin menyatakan, Araghchi dan Menlu Mesir Badr Abdelatty membahas isu-isu terkait program nuklir melalui panggilan telepon. Isu nuklir Iran muncul setelah perang melawan Israel pada Juni.

Mehdi Sanaei, Wakil Kepala Staf Kepresidenan Iran untuk Urusan Politik yang juga mantan Duta Besar Iran untuk Rusia, pada pada akhir 2024, mengatakan Iran dan Mesir memulai interaksi lebih intensif.

Ada harapan kedua negara membuka kembali kedutaan masing-masing dalam waktu dekat. 

Pernyataan Sanaei tersebut disampaikan di tengah kunjungan resmi Pezeshkian dan Araghchi ke Mesir untuk menghadiri pertemuan Organisasi Kerja Sama Ekonomi D8.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal