3 Putranya Dibunuh Israel, Pemimpin Hamas: Darah Anak Saya Tak Lebih Berharga daripada Rakyat!

Anton Suhartono
Tiga putra pemimpin Hamas Ismail Haniya dan dua cucunya tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza, Rabu (10/4), bertepatan dengan perayaan Idul Fitri (Foto: Anadolu via Reuters)

Haniya merupakan sosok kunci di pihak Hamas dalam perundingan gencatan senjata dengan Israel. Perundingan terbaru yang berlangsung di Kairo, Mesir, belum lama ini tak membuahkan hasil. 

Hamas menegaskan tuntutan utamanya, yakni penghentian perang secara permanen, penarikan seluruh pasukan Israel dari Gaza, pemulangan seluruh pengungsi, dan pembukaan akses penuh terhadap bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Hamas pada Selasa lalu juga menolak proposal gencatan senjata Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Iran Sudah Curiga Uni Emirat Arab Dukung Serangan AS-Israel sejak Awal

Internasional
12 jam lalu

Israel-Lebanon Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata 45 Hari

Internasional
12 jam lalu

Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Israel Diam-Diam Gerogoti Wilayah Gaza

Internasional
17 jam lalu

Netanyahu: Israel Kuasai 60% Wilayah Gaza

Internasional
1 hari lalu

Israel Gugat Media Besar AS terkait Artikel Pemerkosaan Warga Palestina di Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal