3 Pria Inggris Ditahan Taliban di Afghanistan, Proses Hukumnya Tak Kunjung Jelas

Umaya Khusniah
Tiga pria Inggris ditahan oleh Taliban di Afghanistan. (Foto: The Guardian)

Dilansir dari The Guardian, sebuah sumber mengatakan pemerintah Inggris secara pragmatis terlibat dengan Taliban prioritas termasuk kasus konsuler, hak asasi manusia, kontra-terorisme dan bantuan kemanusiaan.

Scott Richards, seorang negosiator berpengalaman dengan Presidium Network, sebuah organisasi nirlaba Inggris yang bekerja di zona konflik mengatakan, kedua pria, Cornwell dan manager hotel ditahan di unit aman untuk warga negara asing yang dijalankan oleh GDI.

Keluarga Cornwell mengatakan dia diberi lisensi untuk pistol tersebut oleh pemerintah Taliban. Dia pernah berada di negara itu dan bekerja sebagai tenaga medis untuk Iqarus International, yang memberikan perawatan kesehatan gratis kepada masyarakat setempat. Tidak ada tuntutan yang diajukan dan mereka tidak diberikan perwakilan hukum.

“Setelah berbicara dengan banyak saksi atas kejadian tersebut, bisa jadi kita mungkin melihat kesalahpahaman dengan GDI yang mungkin bereaksi terhadap sebuah petunjuk. Senjata di kamar Kevin disimpan dengan lisensi yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri Taliban dan tampaknya disimpan di dalam sarungnya. Senjata itu tidak pernah keluar dari brankas, tidak pernah dibawa," katanya. 

Yang menjadi masalah saat ini, para tahanan itu belum diizinkan mengakses pejabat konsuler atau pengawas internasional. 

"Tidak ada kejelasan mengenai proses hukum di Afghanistan seperti hak atas perwakilan. Tidak ada kejelasan atas tuduhan itu,” katanya. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fadly Faisal Akhirnya Buka Suara soal Kaos Motif Bra yang Viral: Seru-seruan Doang!

57 tahun lalu

Hotel Sultan Dieksekusi, Aset Rp28,9 Triliun Kembali ke Negara

57 tahun lalu

8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!

57 tahun lalu

Daftar Medsos yang Dilarang untuk Anak-Anak di Inggris, TikTok hingga Instagram!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal