3 LSM Asing Resmi Berhenti Beroperasi di Afghanistan Pasca-Larangan Pekerjakan Karyawan Perempuan 

Umaya Khusniah
Tiga LSM asing berhenti bekerja di Afghanistan menyusul larangan mempekerjakan staf perempuan. (Foto: Reuters)

"Pertemuan tersebut akan membahas apakah akan menangguhkan semua pekerjaan bantuan mengikuti arahan terbaru Taliban," kata beberapa pejabat LSM.

PBB yang sebelumnya mengatakan akan meminta penjelasan dari Taliban tentang perintah tersebut, telah mengutuk arahan kementerian. Dikatakan, perintah mengecualikan perempuan secara sistematis dari semua aspek kehidupan publik dan politik membuat negara mundur, membahayakan upaya untuk perdamaian atau stabilitas yang berarti di negara.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan larangan itu akan menghancurkan warga Afghanistan karena akan mengganggu bantuan penting dan menyelamatkan nyawa jutaan orang.

Larangan itu datang pada saat jutaan orang di seluruh negeri bergantung pada bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh donor internasional melalui jaringan LSM yang luas. Krisis ekonomi Afghanistan semakin memburuk sejak Taliban merebut kekuasaan pada Agustus tahun lalu. Washington membekukan miliaran dolar asetnya dan donor asing menghentikan bantuan.

Lusinan organisasi bekerja di daerah terpencil Afghanistan dan banyak dari karyawan mereka adalah perempuan. Peringatan larangan staf perempuan jelas akan menghalangi pekerjaan mereka.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Massa Aliansi Perempuan Demo di MH Thamrin Jakarta, Bawa Panci hingga Ompreng

57 tahun lalu

Bukan Sekadar Belanja, Bazar Fashion Kini Jadi Ruang Bertumbuh bagi Perempuan

57 tahun lalu

Perempuan Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih Jakpus

57 tahun lalu

Cetak Sejarah Baru, Kemenag Lantik 15 Perempuan jadi Kepala KUA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal