3 Fakta Pembunuhan Muslim di Prancis, Sadis Ditikam Puluhan Kali Saat Salat di Masjid

Zulhilmi Yahya
Fakta-fakta pembunuhan Muslim di Prancis, korban ditikam 40 sampai 50 kali saat salat (Foto: AP)

Olivier merupakan pria kelahiran Prancis pada 2004 dan tercatat tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya.

Meski demikian, serangannya menunjukkan kebencian mendalam terhadap Islam. Hal ini terlihat dari aksinya merekam kejadian menggunakan ponsel sembari menghujat agama Islam.

2. Pelaku Menyerahkan Diri di Italia

Setelah melakukan pembunuhan brutal pada 25 April 2025 di Masjid Hatice, La Grand-Combe, Olivier melarikan diri dan menjadi buronan. Namun, dua hari kemudian, ia menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Pistoia, Italia.

Kementerian Dalam Negeri Prancis mengonfirmasi bahwa Olivier menyerahkan diri pada Minggu malam waktu setempat dan saat ini dalam proses ekstradisi ke Prancis. 

Meski motif pastinya masih diselidiki, ada dugaan kuat bahwa pelaku memiliki kaitan dengan kelompok supremasi kulit putih.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pembunuhan Pedagang Cilok di Tangerang, 2 Pelaku Ditangkap Ayah dan Anak

57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Motif Mantan Istri Dalangi Pembunuhan WN Korsel di Tambun Bekasi, Dendam-Ingin Kuasai Harta

57 tahun lalu

Brutal! Pria Ini Tembak Mati 6 Anggota Keluarga, Bunuh Diri saat Akan Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Fakta Baru Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Mantan Istri Jadi Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal