3 Fakta Pemberlakuan Lockdown di Malaysia Jelang Idulfitri 2021

Umaya Khusniah
Ilustrasi lockdown. (Foto: pixabay)

Berikut tiga fakta terkait pemberlakuan lockdown di Malaysia: 

1. Lockdown merupakan kebijakan lanjutan
Sebelum kebijakan lockdown diberlakukan, sebelumnya Menteri Pertahanan Ismail Sabri Yakoob mengumumkan pemberlakuan larangan bepergian antarnegara bagian dan distrik. Kebijakan ini dimulai Senin (10/5/2021) dan berlaku selama empat pekan hingga 6 Juni.

2. Semua lockdown, sektor ekonomi tetap diperbolehkan beroperasi

Selama penerapan lockdown, hanya sektor ekonomi yang masih diperbolehkan untuk beroperasi. Sebaliknya, aktivitas yang mengumpulkan orang banyak dilarang, termasuk kunjungan selama Idulfitri

Kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah juga diliburkan. Semua institusi pendidikan akan ditutup, kecuali siswa yang mengikuti ujian internasional. 

Pembatasan juga diterapkan untuk angkutan, baik kendaraan umum maupun pribadi. Hanya tiga orang yang diperbolehkan naik kendaraan pribadi, taksi, dan e-hailing. Jumlah tersebut sudah termasuk pengemudi

3. Mudik dalam rangka Hari Raya Idulfitri Dinyatakan Haram akibat pandemi Covid

Ulama Dewan Fatwa Malaysia, Luqman Abdullah sebelumnya menegaskan haram bagi muslim di negara itu mudik Idulfitri tahun ini. Fatwa ini dikeluarkan karena kasus Covid-19 melonjak. 

Luqman menggunakan dalil hadits Nabi Muhammad SAW soal penyikapan apabila terjadi wabah di suatu wilayah. Nabi Muhammad SAW melarang bepergian menuju atau dari daerah yang di dalamnya mengalami wabah penyakit.

“Melintasi perbatasan negara bagian, bagaimana pandangan Islam jika pemerintah melarangnya. Kalau kita tidak taat pada ulul amri (pemimpin), maka itu haram,” kata Luqman.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia Akhirnya Terungkap, Terkait KPKNL!

57 tahun lalu

Al Ghazali Jadi Drummer Konser Dewa 19 di Malaysia, Gantikan Tyo Nugros!

57 tahun lalu

Viral Tyo Nugros Batal Tampil pada Konser Dewa 19 di Malaysia, Alasannya Mengejutkan!

57 tahun lalu

Konsumsi Susu RI Masih 17,76 Liter per Kapita, Tertinggal dari Malaysia hingga Vietnam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal