3 Aktivis Singapura Ditangkap terkait Surat kepada PM untuk Setop Hubungan dengan Israel

Anton Suhartono
Tiga aktivis Singapura ditangkap karena menyerukan warga mengirim surat ke perdana menteri agar menghentikan hubungan dengan Israel (Foto: BBC)

Demonstrasi yang dilakukan di Singapura harus mendapat izin dari kepolisian. Meski demikian perizinan itu tampaknya akan sia-sia.
Polisi pasti tak akan memberi izin untuk acara publik yang mengadvokasi tujuan negara atau entitas asing.

Jika terbukti bersalah, ketiga aktivis itu dihukum denda hingga 10.000 dolar Singapura dan atau penjara hingga 6 bulan.

Pada Kamis lalu, mereka dibebaskan dengan jaminan. Mereka tampak menyampaikan pesan secara tersirat melalui pakaian yang digunakan. 

Amirah mengenakan selendang menyerupai kafiye, simbol perjuangan Palestina, sementara Annamalai mengenakan kaus bertulis "Keadilan Sekarang Juga!".

Kelompok advokasi lokal Transformative Justice Collective, yang didirikan oleh Annamalai, menyebut dakwaan terhadap dirinya dan rekan-rekannya sebagai bentuk intimidasi terhadap dukungan damai bagi nyawa warga Palestina.

Singapura dan Israel menjalin kerja sama pertahanan jangka panjang, termasuk perdagangan senjata. Israel juga membantu membangun militer Singapura sejak tahun-tahun awal kemerdekaan. Selain itu kedua negara juga menjalin kerja sama dalam penelitian industri, pendidikan, dan bisnis.

Namun Singapura juga menyatakan dukungan terhadap Palestina serta solusi dua negara. Mereka mendukung resolusi PBB baru-baru ini yang menyerukan Israel dan Hamas untuk menghentikan permusuhan serta resolusi-resolusi lain yang menentang permukiman ilegal Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Hamas Tak Akan Serahkan Senjata ke Israel dan AS

57 tahun lalu

Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat

57 tahun lalu

Demo di Depan Istana Bogor Diwarnai Bakar Ban, Api Menyambar Mahasiswa dan Polisi

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal