23.000 Perempuan Gaza Hidup Tanpa Perawatan Medis, Bayi Lahir Tanpa Dokter

Anton Suhartono
Badan PBB mengungkap lebih dari 23.000 perempuan di wilayah itu hidup tanpa akses perawatan kesehatan (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Situasi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk. Badan PBB mengungkap lebih dari 23.000 perempuan di wilayah itu hidup tanpa akses perawatan kesehatan. Akibatnya, banyak bayi lahir tanpa bantuan tenaga medis, bahkan ada yang harus dilahirkan di jalanan saat keluarga mereka mengungsi dari serangan Israel.

“Serangan Israel di Gaza memaksa perempuan melahirkan di jalanan, tanpa rumah sakit, dokter, atau air bersih,” kata juru bicara PBB, Stephane Dujarric, dalam konferensi pers Dana Kependudukan PBB (UNFPA), dikutip Anadolu, Kamis (18/9/2025).

Data UNFPA mencatat, sekitar 15 bayi lahir setiap pekan tanpa pendampingan medis. Kondisi ini kian memprihatinkan setelah 80 fasilitas kesehatan, termasuk layanan reproduksi, lumpuh akibat serangan. Dari jumlah tersebut, 65 di antaranya sudah tidak beroperasi sama sekali.

Dujarric menegaskan Israel tetap berkewajiban melindungi warga sipil meski memaksa mereka mengungsi. 

“Ribuan orang terus mengungsi di tengah permusuhan yang masih berlangsung. Jalan-jalan macet, orang-orang kelaparan, dan anak-anak mengalami trauma,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

57 tahun lalu

Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?

57 tahun lalu

Trump Blak-blakan kepada Netanyahu: Semua Orang Benci Anda Sekarang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal