Longsoran tanah dari ketinggian sekitar 30 meter menutupi area seluas sekitar 0,4 hektare.
Sampai berita ini ditulis, pemilik lahan pertanian setempat belum menanggapi permintaan komentar dari wartawan. Dua pekerjanya, yang berkewarganegaraan Myanmar, mengatakan kepada Reuters bahwa mereka berhasil melarikan diri bersama yang lain setelah dibangunkan oleh tetangga, hanya beberapa menit sebelum rumah tempat mereka menginap dihantam longsor.
“Saya belum pernah melihat kejadian mengerikan seperti ini. Saya merasa sangat kaget dan ketakutan,” kata salah satu pekerja, Thawng Uk (35).
"Kami tidak dapat membawa apa-apa karena kami segera berlari. Kami bingung, sekarang ke mana kami harus mendapatkan tempat berlindung dan makanan..” ujarnya.
Investigasi awal menunjukkan, ada 94 orang terjebak dalam tanah longsor. Sebanyak 61 orang selamat dan 12 orang hilang, menurut Badan Penanggulangan Bencana Nasional Malaysia.
Tujuh orang terluka, termasuk seorang perempuan hamil. Sementara sisanya mengalami luka mulai dari luka ringan hingga dugaan cedera tulang belakang.
Menurut polisi, hampir 400 personel terlibat dalam misi penyelamatan.