20.000 Orang di Iran Meninggal Dunia akibat Covid-19 dalam 6 Bulan

Anton Suhartono
Iran konfirmasi lebih dari 20.000 kasus kematian akibat Covid-19 pada 19 Agustus (Foto: AFP)

"Dalam hal apa pun upacara Muharram tidak boleh diadakan di ruang tertutup," katanya, dikutip dari AFP.

Sejak awal kasus, otoritas Iran belum memberlakukan lockdown total di seluruh Iran, memicu keraguan banyak pihak mengenai angka resmi.

Sejak Maret Iran hanya menutup sekolah, membatalkan acara publik, serta menghentikan perjalanan transportasi antarprovinsi. Pembatasan dicabut secara bertahap pada April karena memperparah kondisi perekonomian yang sudah ambruk akibat sanksi Amerika Serikat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS Pakai Rudal Murah Buatan China?

57 tahun lalu

FIFA Setujui Pemindahan Markas Timnas Iran ke Tijuana Meksiko

57 tahun lalu

Iran akan Tembak Kapal Perang AS jika Bikin Ulah di Selat Hormuz

57 tahun lalu

Presiden Pezeshkian Sebut AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal