Jika hasil tes menunjukkan positif, pasien akan tetap dirawat di rumah sakit untuk pemantauan dan penanganan medis lebih lanjut karena infeksi Hantavirus dapat berkembang menjadi kondisi serius.
CDA juga menegaskan akan melakukan pelacakan kontak guna mengidentifikasi orang-orang yang sempat melakukan kontak erat dengan kedua pasien selama masa penularan.
Hingga kini, tercatat delapan kasus Hantavirus, termasuk tiga kematian, yang dikaitkan dengan klaster kapal pesiar MV Hondius. Tiga kasus telah dipastikan positif Hantavirus, sementara lima lainnya masih dalam penyelidikan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai risiko penyebaran global dari wabah ini masih rendah.
Hantavirus diketahui dapat menular ke manusia melalui paparan debu yang terkontaminasi urine, kotoran, atau air liur hewan pengerat yang terinfeksi. Risiko penularan meningkat saat seseorang membersihkan area yang terdapat tikus atau sarang hewan pengerat.