2 Prajurit TNI Ditembak Pasukan Israel, UNIFIL Tegaskan Tak Akan Angkat Kaki

Anton Suhartono
Pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon UNIFIL menegaskan tak akan pindah setelah serangan pasukan Israel melukai dua prajurit TNI (Foto: AP)

"Kami berada di sana karena Dewan Keamanan (PBB) telah meminta kami. Jadi kami akan tinggal sampai situasi menjadi tidak memungkinkan bagi kami untuk beroperasi," ujarnya.

Menurut Tenenti, serangan terhadap menara pengawas, kamera, peralatan komunikasi, serta lampu telah membatasi pemantauan para personel UNIFIL. Para pejabat PBB khawatir serangan Israel bisa membuat pemantauan terhadap pelanggaran hukum internasional di zona tersebut menjadi mustahil.

Peran UNIFIL, sesuai mandat yang diberikan Dewan Keamanan PBB, membantu tentara Lebanon menjaga wilayah selatan negara tersebut, termasuk dari kemungkinan serangan Israel.

Israel mengakui pasukannya menembaki markas pasukan UNIFIL untuk memaksa mereka pindah ke lokasi lain berjarak 5 km.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional

57 tahun lalu

Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!

57 tahun lalu

Spanyol Selidiki Kepala Staf Militer Israel terkait Penangkapan Aktivis Global Flotilla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal