18 Anak Uzbekistan Meninggal Usai Minum Obat Flu Cair dari India

Umaya Khusniah
Sedikitnya 18 anak di Uzbekistan meninggal setelah mengonsumsi sirup obat yang diproduksi oleh produsen obat India Marion Biotech Pvt Ltd.(Foto: Ilustrasi/Ist. )

Kementerian Kesehatan Uzbekistan telah memecat tujuh karyawan karena kelalaian karena tidak menganalisis kematian secara tepat waktu dan tidak mengambil tindakan yang diperlukan. Kementerian juga menarik tablet dan sirup Doc-1 Max dari semua apotek.

Marion Biotech, Quramax Medical dan kementerian kesehatan India tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters. Namun sumber pemerintah India mengatakan kementerian kesehatan sedang menyelidiki masalah ini.

Pada Selasa, India meluncurkan inspeksi beberapa pabrik obat di seluruh negeri untuk memastikan standar kualitas tinggi.

Insiden Uzbek mengikuti insiden serupa di Gambia, di mana kematian sedikitnya 70 anak disebabkan oleh sirup obat batuk dan flu yang dibuat oleh Maiden Pharmaceuticals Ltd yang berbasis di New Delhi. Baik pemerintah India maupun perusahaan telah menyangkal bahwa obat-obatan itu salah.

India dikenal sebagai apotek dunia. Ekspor obat-obatannya meningkat lebih dari dua kali lipat selama dekade terakhir menjadi 24,5 miliar dolar AS pada tahun fiskal lalu.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Megapolitan
24 jam lalu

Pria Ditemukan Tewas di Atas Genteng, Diduga Kejang saat Mengecat

Nasional
5 hari lalu

Korban Bertambah, 2 Prajurit TNI Gugur dalam Misi UNIFIL di Lebanon

Nasional
5 hari lalu

Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Waspada Campak usai Dokter di Cianjur Meninggal, Ini Isinya

Nasional
17 hari lalu

Breaking News: Bos Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal